Analisa

Tinjauan Pakar: Kekhawatiran Stagflasi Terus Meningkat

Analisis Jangka Menengah oleh Pakar Olymp Trade


Pimpinan Fed Jerome Powell menyatakan akan menimbang kembali kebijakan moneter. Namun pasar saham AS hampir tidak bereaksi terhadap komentar keras itu, sehingga cukup mengganggu. Mungkin karena laporan keuangan sedang bagus. Apa yang terjadi bila berbagai sinyal positif berakhir? Jangan lewatkan intisari kami.

 

Tren Mingguan

  • Nvidia  +9,91%. Dengan perdagangan naik sebesar 100 dolar dan pengganda X20, Anda bisa menghasilkan 198,20 dolar dengan mudah.
  • ETH/USD  +9,73%. Dengan perdagangan naik sebesar 100 dolar dan pengganda X10, Anda bisa menghasilkan 97,30 dolar dengan mudah.
  • Tesla  +20,5%. Dengan perdagangan naik sebesar 100 dolar dan pengganda X20, Anda bisa menghasilkan 410 dolar dengan mudah.

 

Pasar Mata Uang

Sepanjang pekan terakhir Oktober, dolar Australia menjadi mata uang terkuat. AUD/USD naik sedikit di atas 0,6% sepanjang pekan lalu, dan naik lebih dari 5% sepanjang bulan lalu. AUD/CAD dan AUD/CHF naik masing-masing 0,64% dan 0,64%. Sebaliknya, GBP/AUD dan EUR/AUD turun 0,8%.

Menariknya, dolar Australia dan dolar Selandia Baru merasakan posisi paling nyaman selama bulan lalu. Bagi Australia, penyebabnya adalah struktur ekspornya. Australia adalah negara sumber daya alam. Besi dan bijih tembaga meliputi hampir 36% struktur ekspor secara keseluruhan, sementara bahan bakar dan minyak mencakup 26%.

Mei tahun ini, harga tembaga mencapai rekor tertinggi historis dengan harga komoditas berjangka COMEX yang mendekati 4,9 dolar per pon, dan harga minyak juga sedang tren naik. Maka tidak mengherankan bila Australia menjadi salah satu pihak yang diuntungkan oleh kenaikan harga komoditas.

Pada Juni 2021, surplus neraca perdagangan negara itu stabil di atas 10,5 biliun dolar yang dipicu oleh kenaikan nilai mata uang nasional. Biasanya, penguatan dolar Australia tidak terlalu menguntungkan. Akibat inflasi yang terlalu tinggi atau kurang stabil, otoritas keuangan sudah bergegas membuat pernyataan tentang melanjutkan program bantuan (QE) sebesar 4 biliun dolar tiap pekan sampai setidaknya pertengahan Februari 2022.


Dari sudut pandang teknikal, AUD/USD menyelesaikan pembentukan pola klasik “double bottom” dan terus naik. Waktu akan mengungkap apakah layak mengharapkan terjadinya penembusan pola grafik dan bila harga akan benar-benar mencapai target selanjutnya di 0.78500.

Olymp Trade - AUD/USD - Expert Review 2021.11.01
Gbr. 1. Pasangan Mata Uang AUD/USD. 1D TF.

Ekspor utama Selandia Baru adalah produk susu. Indeks Harga Susu (Dairy Price Index), yang menjadi poin referensi utama, hampir tidak berubah selama bulan lalu. Kami menganggap kenaikan tipis 2% bisa diabaikan. Namun di awal Oktober, RBNZ menaikkan suku bunga acuan 25 poin sehingga menjadi 0,5%. Saat ini pasar sedang menanti kebijakan pengetatan moneter, seperti yang sudah kami tulis sebelumnnya.

 

Pasar Saham

Sepanjang pekan lalu, imbal hasil UST AS juga terus naik. Saat ini imbal hasil obligasi 20 tahun Departemen Keuangan AS adalah 1.9263%, sedangkan imbal hasil obligasi 30 tahun adalah 1.934%. Asal tahu saja, ada fenomena menarik pada kurva imbal hasil sekuritas pemerintah saat ini yang semakin datar.

Olymp Trade - Yield curve for U.S. Treasuries - Expert Review 2021.11.01
Gbr. 2. Kurva imbal hasil Keuangan AS

Singkatnya, kurva terbalik itu memperingatkan tentang resesi dalam ekonomi. Jadi apa yang kita lihat saat ini memberikan kesan bahwa ada beberapa tanda bahaya untuk Bank Sentral Federal AS (The Fed).

Omong-omong, ada peristiwa menarik pekan lalu yang terjadi 22 Oktober. Pimpinan FOMC Jerome Powell mengatakan saatnya telah tiba untuk mengakhiri kebijakan bantuan darurat (QE), tetapi masih terlalu dini untuk memikirkan tentang menaikkan suku bunga. Jadi semua yang sudah kita tunggu-tunggu, yaitu perubahan retorika, sudah mulai terjadi.

Apa artinya untuk pasar? Di sini kita perlu memperhatikan dua konsekuensi penting dalam transisi menuju kebijakan restriktif:

  1. Menguatnya nilai mata uang nasional Amerika.
  2. Penurunan di pasar saham AS.

Lalu cerita jadi semakin menarik. Pasar tidak jatuh, atau meski penurunan terjadi tetapi tidak banyak. Indeks Dow Jones mencapai harga tinggi baru 26 Oktober lalu, hampir menyentuh poin 35.900. Rabu lalu, 27 Oktober, indeks ini membentuk lilin turun yang kuat dengan “evening star” pada grafik candlestick. Para pakar mengatakan salah satu penyebab utama stabilitas pasar saat ini adalah laporan keuangan yang optimistis untuk Q3. Ada laporan bagus dari Microsoft yang memperoleh lebih dari 45 biliun dolar sepanjang kuartal lalu, dengan proyeksi penghasilan 43,93 biliun. Laporan memuaskan dari Visa dengan penghasilan 6,56 biliun dolar terhadap prediksi 6,52 bliun. Ada juga laporan sempurna dari Alphabet Inc. (Google) – perusahaan ini meraup 65,12 biliun dolar (prediksi 63,47 biliun dolar).

Dari sudut pandang teknikal, harga Google menyentuh maksimal lokal 2925.10 dolar. Akankah terjadi pemecahan harga? Kami yakin itu mungkin saja, meski setelah laporan keuangan kami yakin para trader dan investor akan bergegas mengumpulkan profit mereka. Maka dalam waktu dekat kita mungkin akan melihat terjadi koreksi teknikal turun untuk beberapa saham.

Olymp Trade - Google chart - Expert Review 2021.11.01
Gbr. 3. Google. 1D TF.

Menurut model arus kas terdiskonto yang kami buat, nilai wajar Alphabet mendekati 2,5 triliun dolar. Dengan kapitalisasi Google saat ini sebesar 1,96 triliun dolar, saham perusahaan ini berpotensi naik. Namun potensi itu terbatas. Bila QE diperketat dan terjadi pembalikan arah tren di pasar saham global, Google bisa mengalami penurunan.

 

Pasar Komoditas

Minyak mentah Brent mulai turun 28 Oktober. Penurunan harga “emas hitam” terutama disebabkan oleh rilis data persediaan produk minyak dan minyak bumi dari EIA AS. Pekan lalu, cadangan minyak naik hampir 4,3 juta barel. Masalah utama untuk harga adalah, tentu saja, pandemi COVID yang kembali mengancam. Menurut data dari Johns Hopkins, jumlah kasus yang dilaporkan naik lagi pekan ini. Artinya, tanpa adanya masa datar jumlah penularan maka tingkat permintaan mulai turun lagi. Hal ini bisa berdampak negatif untuk harga minyak.

Olymp Trade - Infection cases - Expert Review 2021.11.01
Gbr. 4. Jumlah infeksi

Tingkat permintaan minyak diperkirakan tidak pulih sebelum 2022.

Terkait tingkat permintaan minyak, ada beberapa prediksi dari Badan Energi Internasional (IEA) yang memperkirakan tingkat permintaan minyak akan naik 6,6% di tahun 2040 dibandingkan tahun pra krisis 2019. Dengan berasumsi kebijakan saat ini masih dipertahankan oleh OPEC yang memperkirakan terjadi kenaikan permintaan 8% pada 2019. OPEC+ dijadwalkan akan bertemu 14 November untuk memutuskan rencana pemulihan 400k bpd.

Dari sudut pandang teknikal, grafik lilin menunjukkan pola “evening star”. Indikator ini menampilkan sinyal koreksi, dengan target koreksi yang bisa mencapai level 78 dolar per barel (koreksi Fibonacci 38,2%).

Olymp Trade - Brent Oil chart - Expert Review 2021.11.01
Gbr. 5. Minyak Brent. 1D TF.

 

Pasar Mata Uang Kripto

Bitcoin diperdagangkan datar pekan lalu. Harga terkoreksi tipis dan turun persis di bawah 60.000 dolar, kemudian bertahan di 61.000 dolar. Kebangkitan Bitcoin dipicu oleh peluncuran ETF Bitcoin pertama di pasar. Menariknya, aset-aset ETF tersebut mencapai lebih dari 1 biliun dolar dalam dua hari pertama perdagangannya. Sebuah rekor tercepat dalam hal pertumbuhan aset.

Namun ada pendapat lain dari perusahaan besar AS JPMorgan Chase tentang kenaikan kapitalisasi pasar mata uang kripto. Mereka yakin pertumbuhan kripto terjadi karena para investor berusaha menghindari risiko inflasi yang sedang membayangi pasar global.

Meski demikian, faktanya kita saat ini menyaksikan Bitcoin sedang mendekati nilai historisnya. Dari sudut pandang analisa teknikal, koreksi yang terjadi saat ini bisa segera berakhir dan kenaikan akan berlanjut. Sasaran gerakan harga adalah 63.700 dolar.

Olymp Trade - Bitcoin chart - Expert Review 2021.11.01
Gbr. 6. Bitcoin. 1D TF.

 

Kesimpulan

Ada dua macam kekhawatiran di pasar saat ini. Di satu sisi, kita menyaksikan kenaikan jumlah kasus COVID yang bisa berdampak penurunan jumlah permintaan. Dampaknya, ada penurunan tekanan penyebab inflasi dan salah satu alasan terjadinya koreksi harga minyak. Di sisi lain, ada laju inflasi dan ekspektasi inflasi di sejumlah negara yang membuat para penggiat pasar menghindari risiko. Hal ini menjadi salah satu penyebab kenaikan mata uang kripto.

Kami yakin bahwa kekhawatiran inflasi, atau tepatnya stagflasi, akan lebih kuat. Situasi ini bisa memicu kenaikan mata uang kripto, tetapi mendorong penurunan pasar saham. Situasi ini juga bisa memicu penguatan dolar AS, yang sejauh ini tidak terlalu bereaksi terhadap retorika Powell tetapi bisa bereaksi terhadap tindakan apa pun dari Komite Pasar Terbuka (Open Market Committee). Apa pun itu, pasti akan menarik. Jadi tetaplah bersama kami!

Related posts